Juli 5, 2009 oleh restyla
Sebelum dana diturunkan dana dialokasikan, apabila kebutuhan SDM telah direncanakan maka langkah berikutnya adalah melakukan analisis jabatan dan klasifikasi. Akan tetapi, Apa itu analisa jabatan? Analisa jabatan adalah proses pengumpulan informasi mengenai suatu pekerjaan yang dilakukan seorang pekerja, yang dilaksanakan dengan mengamati atau mengadakan interview pada pekerjaan, dengan bukti-bukti yang benar dari supervisor (Gomes, 2003, hal.91). Benandin & Russell ( Gomes, 2003, hal.91) mengatakan analisis pekerjaan ini akan menghasilkan daftar uraian pekerjaan pernyataan tertulis mengenai kewajiban-kewajiban pekerja dan bisa juga mencakup standar kualifikasi, yang merinci pendidikan dan penglaman minimalyang diperlukan bagi seorang pekerja untuk melaksanakan kewajiban dari kedududkannya secara memuaskan.
Secara umum analisis jabatan merupakan suatu proses untuk mengidentifikasi dan menentukan secara rinci tugas-tugas (duties) dan persyaratan dari suatu jabatan tertentu. Stephen Robbin (1993) mendefinisikan analisis jabatan sebagai suatu bentuk pengembangan uraian terperinci dari tugas-tugas yang harus dilakukan dalam suatu jabatan, penentuan hubungan dari satu jabatan dengan jabatan lain yang ada, dan penentuan tentang pengetahuan, ketrampilan, dan kemampuan-kemampuan lain yang diperlukan karyawan untuk melakukan pekerjaan secara efisien dan efektif.
“Job analisis is involves developing a detailed description of the tasks involve in a job, determining the relationship of a given job to other jobs, and ascertain the knowledge, skills, and abilities necessary for an employee to successfully perform the job” (Robbin, 1993).
Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam PIO | 5 Komentar »
Juli 5, 2009 oleh restyla
- Sejarah Konsep Skizofrenia
Konseptualisasi modern tentang sizofrenia sebagian besar dibentuk oleh kontribusi dari Emil Kraepelin, Eugen Bleurer, dan Kurt Schneider.
- Pengertian Skizofrenia
Skizofrenia adalah penyakit pervasif yang mempengaruhi lingkup yang luas dari proses psikologis, mencakup kognisi, afek dan perilaku. Orang-orang dengan skizofrenia menunjukkan kemunduran yang jelas dalam fungsi pekerjaan dan sosial karena kesulitan mempertahankan pembicaraan, membentuk pertemanan, mempertahankan pekerjaan, dan memperhatikan kebersihan pribadi mereka.
Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam KLINIS | Leave a Comment »
Juli 5, 2009 oleh restyla
Emotional Spiritual Quotient atau yang lebih dikenal dengan istilah ESQ adalah suatu inovasi baru yang merupakan gabungan dari tiga komponen penting yang sangat berpengaruh bagi kehidupan yaitu intelegensi yang baik dan kepekaan emosi (IQ dan EQ) serta Spiritual Quetient (SQ).
Kecerdasan spiritual (SQ) adalah kecerdasan yang bertumpu pada bagian dalam diri kita yang berhubungan dengan kearifan diluar ego atau jiwa sadar. Pandangan lain, bahwa SQ adalah kecerdasan manusia yang digunakan untuk berhubungan dengan Tuhan. Asumsinya adalah jika seseorang hubungan dengan Tuhannya baik maka bisa dipastikan hubungan dengan sesama manusiapun akan baik pula.
Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Psi. Pendidikan | Leave a Comment »
Juli 5, 2009 oleh restyla
Menjadi seorang ibu merupakan kodrat seorang wanita, sehingga hamil, melahirkan, dan mempunyai anak adalah hal yang sangat dinanti-nantikan oleh seorang wanita yang telah hidup berkeluarga. Namun demikian, bagi seorang wanita khususnya ibu-ibu muda, proses persalinan seringkali merupakan sesuatu yang menakutkan. Hal ini diperparah oleh rumor-rumor yang beredar yang menyatakan bahwa proses melahirkan itu menyakitkan. Akibatnya, rasa takut yang dimiliki semakin tinggi dan menyebabkan kecemasan pada ibu hamil.
Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam KLINIS | Leave a Comment »
Juni 24, 2009 oleh restyla
Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!
Ditulis dalam Uncategorized | 1 Komentar »